Contoh Laporan Laba Rugi UMKM Sederhana (Siap Tiru)
Laporan laba rugi sederhana cukup satu halaman dengan tiga bagian: penjualan, pengeluaran, dan selisihnya, yaitu laba atau rugi. Di bawah ini ada contoh lengkap dengan angka untuk sebuah warung makan kecil, lalu langkah untuk membuat versi milikmu sendiri. Tidak perlu istilah akuntansi yang rumit.
- Tulis total penjualan satu bulan.
- Kurangi dengan belanja bahan atau stok, hasilnya laba kotor.
- Kurangi dengan biaya lain (gaji, sewa, listrik, dan sebagainya).
- Sisanya adalah laba bersih.
Contoh laporan laba rugi satu bulan
Ini laporan Warung Makan Bu Sari untuk bulan September. Angkanya hanya contoh, tapi bentuknya bisa kamu tiru.
| Laporan Laba Rugi, September | Jumlah |
|---|---|
| Penjualan | Rp18.400.000 |
| Belanja bahan baku | −Rp9.800.000 |
| Laba kotor | Rp8.600.000 |
| Gaji karyawan | −Rp2.400.000 |
| Sewa tempat | −Rp1.000.000 |
| Listrik, air, dan gas | −Rp650.000 |
| Transportasi | −Rp420.000 |
| Kemasan dan plastik | −Rp380.000 |
| Promosi | −Rp150.000 |
| Lain-lain | −Rp200.000 |
| Total biaya | −Rp5.200.000 |
| Laba bersih | Rp3.400.000 |
Cara membacanya: dari Rp18.400.000 yang masuk, Rp9.800.000 habis untuk bahan dan Rp5.200.000 untuk biaya lain. Yang tersisa Rp3.400.000. Itu sekitar 18,5% dari penjualan, atau kira-kira Rp18 dari setiap Rp100 yang diterima.
Cara menyusunnya, langkah demi langkah
1. Kumpulkan catatan satu bulan
Ambil semua catatan uang masuk dan keluar dari tanggal 1 sampai akhir bulan: buku tulis, nota, atau catatan di HP. Kalau belum punya catatan, mulai dari bulan depan. Lihat cara membuat pembukuan sederhana.
2. Jumlahkan penjualan
Hitung semua uang dari jualan, termasuk kasbon yang sudah dibayar bulan ini. Kasbon yang belum dibayar jangan ikut dihitung dulu sebagai uang masuk, tapi catat terpisah supaya tidak lupa ditagih.
3. Kurangi belanja bahan atau stok
Jumlahkan belanja bahan baku (untuk makanan) atau belanja barang dagangan (untuk toko). Selisih dengan penjualan adalah laba kotor. Angka ini menunjukkan seberapa sehat harga jualmu.
4. Kurangi biaya lain
Masukkan biaya rutin: gaji karyawan, sewa, listrik, transportasi, kemasan, promosi. Kelompokkan dengan kategori yang sama setiap bulan supaya bisa dibandingkan.
5. Hitung laba bersih
Laba bersih = Penjualan − Belanja bahan − Biaya lain
Kalau hasilnya negatif, itu rugi: pengeluaranmu lebih besar dari penjualan bulan itu.
Malas menjumlah sendiri?
Di template Pembukuan Usaha dari Junbiku, kamu cukup mencatat transaksi. Sheet Laporan Bulanan menampilkan pemasukan, pengeluaran per kategori, dan laba untuk Januari sampai Desember. Bisa dibuka di Excel dan Google Sheets.
Lihat templateKesalahan yang paling sering terjadi
- Memasukkan modal sebagai penjualan. Uang tabungan yang kamu setor ke usaha bukan hasil jualan. Lihat cara memisahkan uang usaha dan pribadi.
- Menghitung uang yang diambil pemilik sebagai biaya. Uang yang kamu ambil untuk keperluan pribadi dicatat terpisah, bukan sebagai biaya usaha.
- Menghitung belanja stok yang belum terjual. Kalau kamu belanja banyak untuk persediaan, laba bulan itu bisa terlihat kecil padahal barangnya masih ada di rak. Catat sisa stok supaya tidak salah baca.
- Melewatkan biaya kecil seperti plastik, parkir, dan bensin. Kalau dijumlah sebulan, nilainya bisa cukup besar.
- Membuat laporan hanya saat butuh. Buat setiap bulan, supaya kamu bisa melihat tren naik atau turun.
Apa yang dilakukan dengan laporannya?
Bandingkan dengan bulan lalu. Kalau laba kotor turun, lihat harga bahan atau harga jualmu. Kalau biaya lain naik, cari kategori mana yang membesar. Satu laporan yang dibaca lebih berguna daripada sepuluh laporan yang disimpan. Untuk cara lain menghitungnya, baca juga cara menghitung laba bersih warung.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah contoh ini bisa dipakai untuk laporan pajak atau pinjaman bank?
Contoh ini untuk memantau usahamu sendiri. Untuk pajak atau pengajuan pinjaman, tanyakan format yang diminta ke petugas pajak, bank, atau konsultan.
Apa bedanya laba kotor dan laba bersih?
Laba kotor adalah penjualan dikurangi belanja bahan atau stok. Laba bersih adalah laba kotor dikurangi semua biaya lain seperti gaji, sewa, dan listrik.
Berapa sering laporan laba rugi dibuat?
Sebulan sekali sudah cukup untuk kebanyakan usaha kecil. Buat di awal bulan berikutnya, selagi catatan masih segar.
Boleh dibuat di buku tulis?
Boleh, dengan tabel seperti contoh di atas. Hanya saja menjumlahnya manual, jadi lebih mudah salah hitung. Excel atau Google Sheets menghitungnya otomatis.